Setelah suatu insiden, seorang profesor brilian yang dikenal karena ledakan emosinya terpaksa menjadi mentor bagi mahasiswa yang telah ia rugikan untuk sebuah kontes pidato.


Setelah suatu insiden, seorang profesor brilian yang dikenal karena ledakan emosinya terpaksa menjadi mentor bagi mahasiswa yang telah ia rugikan untuk sebuah kontes pidato.